Sabtu, 04 Mei 2013

Lorong Kepekaan

rasanya aneh sekali
rasanya bagaikan ditinggalkan dalam suatu lorang yang haya berisikian kata demi kata yang begitu membingungkan tanpa menunjukkan arah sedikitpun
rasanya aneh sekali
saat sebelumnya kita berjalan bersama lalu aku tertinggal dengan segala macam pertanyaan yang justru membuatku semakin salah arah

aku merasa kau abaikan,
aku merasa kau hindari dari setiap kejadian yang terjadi
aku merasa hilang dari setiap cerita yang seharusnya da aku didalamnya
aku merasa kau semakin ambigu dengan segala macam tata bahasamu

Entah apa inginmu,
yang pasti aku tidak ingin lagi menanyakannya
karna jika kutanyakan pun kau hanya akan memberikan jawaban yang membuatku semakin merasa bersalah tanpa sebenarnya ku tau apa yang sedang terjadi

aku pun semakin tenggelam kau buat dalam pusara kebingungan
dalam setiap denting keraguan akan sikapmu
aku seperti berjalan menelusuri setiap kata darimu yang entah arahnya kemana

harus bagaimana lagi aku,
harus bagaimana lagi kemampuan ku untuk memahami
kucoba sesekali ingin menyerah
melepas ketidakpastian akan sikapmu
menghentakkan kakiku agar kau sadar akan keberadaanku
tidak juga ternyataa
yang ada hanya lelah,

ternyata hatiku saja yang terlalu peka melihat dan memahami keadaanmu
hatiku saja yang terlalu naif untuk memastikan kau baik2 saja
hatiku saja yang terlalu sangat mengkhawatirkanmu terluka
tanpa kau tau apa yang sedang kurasakan

iyah aku terlalu peka,
hingga yang kurasa setiap sakitmu adalah sakitku
aku terlalu peka
hingga yang walau memiliki dirimu saja aku sudah sangat bahagia
aku terlalu peka
hingga setiap yang melukaimu adalah musuhku ,
aku terlalu peka
hingga akupun tak perduli KAU MENGANGGAPKU ADA ATAU TIDAK

aku menyayangimu itu alasannya kenapa aku terlalu peka terhadapmu
:'(

2 komentar: